MEDAN – Pembangunan dan peningkatan infrastruktur drainase di Kota Medan terus dilakukan pada 2026. Salah satu proyek yang mendapat apresiasi warga adalah perbaikan saluran drainase di kawasan Jalan STM–Tritura, Kecamatan Medan Johor, yang diharapkan mampu memperlancar aliran air dan mengurangi risiko genangan saat musim hujan.
Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan terus mengawal pelaksanaan pembangunan infrastruktur tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan arahan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, agar seluruh jajaran pemerintah bekerja nyata dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Saat dikonfirmasi media daring di ruang kerjanya, Selasa (13/10/2026), Kepala Bidang Drainase Kota Medan, Hardy Sibarani, S.T., M.M., yang akrab disapa Ardi, menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur merupakan tanggung jawab bersama seluruh jajaran SDABMBK, termasuk unit pelaksana teknis (UPT).
Menurut Hardy, meskipun setiap bidang memiliki tugas dan fungsi berbeda, koordinasi serta dukungan ant jajaran tetap diperlukan agar program pembangunan dapat berjalan maksimal.
“Seluruh pekerjaan infrastruktur di Dinas SDABMBK merupakan tanggung jawab kita bersama. Walaupun berbeda bidang, kami tetap saling mendukung. Kepala dinas juga selalu memberikan arahan tegas kepada seluruh jajaran agar bekerja maksimal demi mewujudkan harapan Bapak Wali Kota Medan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Hardy.
Warga Bersyukur Drainase Akhirnya Diperbaiki
Perbaikan drainase di kawasan Jalan Al-Falah dan Jalan STM mendapat sambutan positif dari warga setempat. Ujang, salah seorang warga, mengaku bersyukur karena saluran air yang selama ini diharapkan untuk diperbaiki akhirnya mulai mendapat penanganan.
Menurutnya, masyarakat telah lama menantikan perbaikan drainase tersebut. Kondisi saluran yang memadai dinilai sangat penting untuk mendukung kelancaran aliran air, terutama ketika curah hujan meningkat.
“Kami sudah lama mengharapkan drainase ini diperbaiki. Kami sangat bersyukur kepada Bapak Wali Kota Medan karena harapan masyarakat akhirnya mulai terwujud,” kata Ujang kepada media Lacak Post.
Ia menilai pembangunan drainase yang sedang berlangsung cukup menjanjikan. Saluran yang dibangun terlihat memiliki kedalaman dan lebar yang memadai, sehingga diharapkan mampu menampung serta mengalirkan air dengan lebih baik.
Ujang juga menyebutkan bahwa aliran air dari drainase tersebut diarahkan menuju sungai melalui saluran di bawah Jembatan Al-Falah.
Selain konstruksi saluran, warga turut menyoroti penggunaan material beton pracetak atau U-ditch yang dinilai memiliki kualitas dan kekuatan yang baik.
Masyarakat berharap pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dengan optimal sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang, khususnya dalam mengantisipasi genangan ketika musim penghujan tiba.
Warga Minta Drainase di Permukiman Padat Turut Diperhatikan
Di sisi lain, warga berharap Pemerintah Kota Medan terus memberikan perhatian terhadap kondisi drainase di kawasan permukiman padat penduduk. Normalisasi dan perbaikan saluran air dinilai penting untuk mencegah penyumbatan akibat sedimentasi lumpur dan penumpukan material lainnya.
Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah warga di sekitar Jalan Sakti Lubis. Mereka mengaku khawatir ketika musim hujan tiba, terutama apabila saluran drainase dipenuhi lumpur sehingga kapasitasnya tidak lagi memadai untuk menampung aliran air.
Kondisi tersebut membuat warga waswas terhadap potensi genangan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kenyamanan lingkungan.
Karena itu, masyarakat berharap Pemko Medan melalui dinas terkait dapat melakukan pemantauan, pembersihan, normalisasi, serta perbaikan drainase secara berkelanjutan di berbagai wilayah yang membutuhkan penanganan.
Warga menilai pembangunan drainase di Jalan STM–Tritura dan Jalan Al-Falah menjadi langkah positif. Namun, pemerataan penanganan infrastruktur pengendali air tetap diperlukan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Medan.
(Jonny Marbun)






