LacakPost.com
Jumat, November 6, 2026
  • Login
  • Home
  • Headline
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • Hukum Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Headline
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • Hukum Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ragam
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
LacakPost.com
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Headline
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • Hukum Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ragam
Home Hukum Kriminal

Geruduk Rumah Karang Taruna Medan dan Videonya Viral, Oknum Pengacara Ini Bisa Dijerat UU ITE

/ Hukum Kriminal
0 0
0
Guru Besar Hukum Pidana Universitas Panca Budi, Prof DR Yasmiraandasari Saragih SH MH.

Guru Besar Hukum Pidana Universitas Panca Budi, Prof DR Yasmiraandasari Saragih SH MH.

1
VIEWS
WhatsappFacebook

MEDAN – Beredarnya video oknum pengacara, PS, yang membawa massa menggeruduk rumah Ketua Karang Taruna Kota Medan, Yopie Batubara, dengan tuduhan menggelapkan uang sebesar Rp 27 miliar sangat disayangkan Guru Besar Hukum Pidana Universitas Panca Budi, Prof DR Yasmiranda Sari Saragih SH MH.

Ia menegaskan bahwa video viral yang menuding tokoh pemuda tersebut dengan tuduhan dugaan melakukan tindak pidana penggelapan di media sosial dapat dijerat dengan UU ITE.

Baca Juga

Sidang Prapid Kelima KBPA vs Polrestabes Medan: 27 Bukti Diserahkan, Konklusi Digelar 7 September 2026

Kantor Hukum KBPA Ajukan Praperadilan Di PN Medan, Persoalkan Penghentian Penyidikan Dugaan Pengrusakan

“Kalau yang saya lihat dari video-video yang beredar, itu nanti bisa terkena UU ITE, kan belum ada bukti-bukti. Indonesia kan menganut azas praduga tidak bersalah, jadi seseorang itu tidak boleh dinyatakan bersalah sebelum adanya putusan hakim yang berkekuatan hukum tetap dan menyatakan seseorang itu bersalah. Sehingga yang viral itu di media bisa dikenakan UU ITE nantinya,” ujarnya saat ditemui wartawan di Mapolrestabes Medan, Rabu (9/4/2025).

Ia juga menjelaskan bahwa, semua pekerja profesi termasuk profesi pengacara dilarang melakukan segala tindakan yang membuat keributan sehingga dikhawatirkan dapat memicu kerusuhan.

“Jadi kode etik dalam profesi, semua profesi bukan hanya penegak hukum saja, ada hal-hal yang dilarang misalnya tidak boleh membuat keributan, tidak boleh membuat anarkis. Kemudian hal-hal lain yang memicu kerusuhan masyarakat, itu tidak boleh, bukan hanya para penegak hukum tapi seluruh profesi itu kode etiknya ada,” tegas Prof DR Yasmira.

Prof DR Yasmira menyarankan kepada oknum pengacara tersebut, jika telah memiliki bukti-bukti yang lengkap, untuk melaporkan perkara ini ke pihak yang berwajib.

“Saran saya secara hukum lebih bagus biarkan penegak hukum yang bekerja. Jadi semisalnya yang diduga pelaku tadi, bukti-bukti sudah lengkap misalnya menurut oknum tadi, silahkan laporkan ke pihak yang berwajib. Biarkan pihak yang berwajib menyelesaikan kasus ini secara hukum karena negara kita adalah negara hukum,” sarannya.

Ia juga menegaskan bahwa tidak boleh oknum pengacara langsung-langsung tanpa memakai prosedur, etika kode etik atau sebagainya, apalagi jika oknum tersebut terikat dengan perjanjian profesi sehingga ada kode etik yang harus di jaga sebenarnya.

“Biarkan kepolisian menyelesaikan secara pidana. Ikuti saja hukum pidana di Indonesia, itu lebih baik karena nanti kita ini menjadi contoh buruk bagi masyarakat Sumatera Utara khususnya di Medan,” katanya mengakhiri.

Diberitakan sebelumnya, viral di Instagram, video yang menuding Ketua Karang Taruna Kota Medan Yopie Batubara melakukan dugaan penipuan dan penggelapan sebesar Rp 27 miliar. Terlihat dalam video, seorang oknum pengacara membawa massa menggeruduk rumah tokoh pemuda tersebut. (Red)

Tags: Geruduk Rumah Karang Taruna Medan dan Videonya ViralOknum Pengacara Ini Bisa Dijerat UU ITE
SendShare

Terkait Berita

Sidang Prapid Kelima KBPA vs Polrestabes Medan: 27 Bukti Diserahkan, Konklusi Digelar 7 September 2026

Sidang Prapid Kelima KBPA vs Polrestabes Medan: 27 Bukti Diserahkan, Konklusi Digelar 7 September 2026

4 September 2026

...

Kantor Hukum KBPA Ajukan Praperadilan Di PN Medan, Persoalkan Penghentian Penyidikan Dugaan Pengrusakan

Kantor Hukum KBPA Ajukan Praperadilan Di PN Medan, Persoalkan Penghentian Penyidikan Dugaan Pengrusakan

31 Agustus 2026

...

Kebal Razia dan Tantang Polisi, Lapak Dadu Putar ‘Kulit’ di Patumbak Dikelola Onces ‘Bertangan Dingin’

Kebal Razia dan Tantang Polisi, Lapak Dadu Putar ‘Kulit’ di Patumbak Dikelola Onces ‘Bertangan Dingin’

6 Maret 2026

...

Terima Fee Rp250 Juta dari PT Dalihan Natolu Group, Rahmad Parulian Belum Juga Dinonjobkan

Terima Fee Rp250 Juta dari PT Dalihan Natolu Group, Rahmad Parulian Belum Juga Dinonjobkan

27 September 2025

...

Kiri, Mantan Kabalai BBPJN Stanley Tuapattiraja. Kanan, Pimpinan Umum Lacakpost.com Jonny Marbun.

Mantan Kepala BBPJN Stanley Tuapattiraja Terima Upeti Rp300 Juta Menangkan PT Dalihan Natolu Group

20 September 2025

...

Populer

  • Drainase Jalan STM-Tritura Medan Johor Diperbaiki, Warga Apresiasi Kinerja Pemko Medan

    Drainase Jalan STM-Tritura Medan Johor Diperbaiki, Warga Apresiasi Kinerja Pemko Medan

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kapolda Irjen Pol Sony Kunjungi Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara

    2 shares
    Share 1 Tweet 1
  • Kejati Sumut, Aceh, dan Riau Gandeng TNI AL Perkuat Penegakan Hukum di Laut

    2 shares
    Share 1 Tweet 1
  • Ir. Gibson Panjaitan ST MM Resmi Dilantik sebagai Sekretaris dan Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Irigasi Sumut, Pengamat Optimis

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Camat Medan Amplas Zulfahmi Tarigan Tunjukkan Kinerja Cepat di Bidang Kebersihan

    11 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Badia Tampubolon Apresiasi Anggaran Dinas Perkim Medan untuk Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni

    12 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Antisipasi Musim Hujan, Warga Sitirejo II Apresiasi Perbaikan Drainase dan Pengerukan Lumpur

    2 shares
    Share 1 Tweet 1
  • Halte Bus di Jalan Nasional PPK 4.6 Tanjung Morawa Terbengkalai Tinggal Kerangka dan jadi Sarang Ular

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Bikin Laporan Palsu di Polres Sergai, Jotaris Adukan Roncas-Jasmen-Junes ke Polda Sumut

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Rumah Aspirasi Dr. Sofyan Tan Jadi Harapan Anak Kurang Mampu Raih Beasiswa Perguruan Tinggi

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
LacakPost.com

© 2025 LacakPost.com - Melacak Data, Mengungkap Fakta.

Navigate Site

  • Home
  • Indeks
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Headline
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • Hukum Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ragam

© 2025 LacakPost.com - Melacak Data, Mengungkap Fakta.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In