BIRU-BIRU – Warga Desa Sari Laba Jahe dan masyarakat di sepanjang ruas jalan Biru-Biru – Penen, Deli Serdang, menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang atas dimulainya perbaikan dan peningkatan jalan yang telah lama rusak parah.
Ruas jalan sepanjang sekitar 7 kilometer dari Desa Sari Laba Jahe menuju Kota Penen tersebut diketahui mengalami kerusakan berat. Kondisi ini terutama disebabkan oleh lalu lintas intensif kendaraan berat proyek, khususnya puluhan truk per hari yang mengangkut material untuk pembangunan Bendungan Silue-lue oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) II Medan, Sumatera Utara.
Saat dikonfirmasi di lokasi pada Minggu lalu, perwakilan warga, Sembiring, menyatakan apresiasi meski pengerjaan masih bersifat bertahap dan terbatas sekitar 3 kilometer. “Mungkin akan dilanjutkan bertahap,” ujarnya.
Ginting, salah seorang pegiat sosial yang turut memantau proyek, menambahkan bahwa pekerjaan berjalan serius. “Jumlah alat berat seperti penggilas dan beko yang bekerja menunjukkan keseriusan dalam peningkatan jalan ini,” komentarnya.
Proyek peningkatan jalan Biru-Biru–Penen beserta saluran paritnya dilaksanakan oleh CV. Global Mandiri. Pekerjaan ini berada di bawah tanggung jawab BBPJN Medan 2 Sumut, melalui Satuan Kerja (Satker) Wilayah IV, PPK 4.4. Setelah pekerjaan dan masa pemeliharaan sesuai kontrak selesai, jalan akan diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. (red)





