LABUHANBATU SELATAN – Masyarakat Kisaran Kabupaten Asahan, Kabupaten Batubara hingga Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) merasa senang dengan perbaikan jalan dan drainase (parit) sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Mereka menyampaikan ungkapan terima kasih dan mengapresiasi selesainya pengerjaan tersebut.
Hal ini terungkap ketika wartawan Lacakpost.com, Jonny Marbun, melakukan pengamatan di sepanjang Jalinsum melintasi Medan, Kisaran, Batubara hingga Labusel.
Sejumlah perbaikan sudah selesai dikerjakan PPK 4.6 dan sudah tahap akhir dalam pemeliharaan/perawatan jalan yang berlobang.
Salah seorang supir pengangkutan yang setiap hari melewati jalur tersebut mengatakan bersyukur karena lobang jalan sudah banyak yang ditambal.
“Tidak perlu pusing lagi seperti sebelumnya. Sekarang jalan sudah banyak ditambal. Lebih nyaman mengemudi,” ujar Pak Edy, sang supir.
Pengamatan wartawan, meski sudah banyak diperbaiki, memang masih ada sebagaian lubang kecil di jalan yang menurut informasi tahun depan akan diperbaiki menyeluruh.
Namun, para pengguna kenderaan sudah merasa berterima kasih atas perbaikan tersebut.

Begitu juga masyarakat Kecamatan Kampung Rakyat, Labusel, khususnua sepanjang jalan besar BPJN wil.1. PPK 1.2. Mereka bersyukur dengan adanya perbaikan parit / drainase di sepanjang jalan tersebut.
Pembangunan saluran parit /drainase dan ada beberapa titik tembok penahan tanah sudah selesai dikerjakan, memungkinkan kelancaran saluran air bila musim hujan, sehingga apa bila hujan deras, air tidak memasuki bahu jalan.
Sebelumnya, pada bulan Oktober tahun 2025 wartawan juga pernah mengamati tahap pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang saat itu hadir di lokasi pengawas kordinator lapangan, Edy dari PPK 1.2.
Dan saat wartawan kembali memantau kondisi jalan tersebut pada Sabtu 27 Desember 25, sejumlah ruas jalan di BBPJN Medan sudah pada rampung.
Salah seorang warga Kampung Rakyat, Pak Saimin mengaspriasi dan berterima kasih kepada pemerintah atas pembangunan tersebut.
“Semoga dengan dibangunnya drainase itu, air tidak memasuki bahu jalan bila hujan deras. Karena hal itu sangat mengganggu pengguna jalan,” kata Pak Saimin. (Jonny Marbun)






