MEDAN – Pembersihan, pembabatan rumput, ilalang dan pengerokan lumpur di sekitar kiri kanan kanal selalu dikerjakan setiap tahun secara anggaran swakelola dari Balai Wilayah Sungai 2 Medan, khusus bidang OP agar selalu terpelihara sepanjang lebih kurang panjangnya 1,5 Km.
“Tujuannya untuk memperlancar arus air dari Sungai Deli dan sungai Amplas atau sebaliknya,” kata salah satu staff Balai sungai Wilayah 2 Medan khusus OP.3 di kantornya berlokasi di samping SMA Negeri 13 Medan Johor lengkap dengan kamera Cctv, Minggu (23/11/2025).
Salah satu pengawas pekerja Pak Sunardi mengontrol pekerja pembabatan rumput mengeluhkan atas pembuangan sampah rumah tangga. Bahkan sampah bercampur dengan barang pecah belah, pecahan botol, piring sehingga pekerja selalu hati hati supaya jangan terluka, walaupun peralatan safety K.3 lengkap.
“Bahkan alat mesin pemotong rumput yang dipakai tetap harus dipakai dengan hati-hati,” katanya kepada wartawan lacak post.
Kata Sunardi lagi, sudah kami buat plang supaya jangan membuang sampah di beberapa titik.
“Namun itupun tidak nampak lagi di tempat,” sambil geleng geleng kepala.
Wardana Harahap staff Balai wilayah sungai 2 Medan khusus yang sering di kantor, yang ada di samping SMA Negeri 13 Medan Johor mengharapkan kesadaran masyarakat untuk jangan membuang sampah disekitar Lingkungan kanal agar sama sama menjaga keindahan Lokasi kanal tersebut.
Wartawan lacak post menjumpai salah satu warga sekitar kanal Marindal dan tidak disebut namanya, memberikan komentar.
“Gimana lagi pak, kadang tidak terpikir kemana harus dibuang sampah,” ucapnya sambil tersenyum.
(Jonny Marbun)





