MEDAN – Tidak heran kalau sudah musim penghujan selalu membuat pusing masyarakat. Bahkan yang paling mengkuatirkan masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai, seperti Sungai Deli di Kelurahan Sei mati, Sungai Sei Sesurai Patumbak Kampung menuju Amplas.
Seperti tampak Kamis 27 November 2925, masyarakat selalu waspada, banyak yang kalang kabut untuk membenahi barang perabot, pakaian bahkan surat surat penting.
Begitu juga di sekitaran sungai Amplas dekat ujung kanal Bajak 5 Kelurahan Harjo 2 Kecamatan Medan Amplas Jln Bahagia, warga sudah pada menggungsi karna Sungai Amplas sudah rata dengan halaman rumah penduduk setempat.
Pintu air sungai Deli depan SMA Negeri 13 Medan kec. Medan Johor di buka untuk mengalirkan Sungai Deli melalui kanal menuju ujung sungai Sei Seruai (Amplas) mengalir deras dan debit airnya sudah hampir mencapai titik tertinggi.
Begitu banyak masyarakat setempat, bahkan dari luar daerah yang sedang lewat jalan kanal tersebut memperhatikan aliran deras sungai dalam kanal tersebut,bm bahkan mereka yang melihat menyatakan seperti sungai Batang hari yang di Jambi.
Sunardi (Gundo) dan beberapa anggota ikut terjun dan memperhatikan keadaan situasi kanal, dan memberikan komentar apabila masyarakat yang berdekatan dengan rumah harus ikut membantu dalam menjaga kebersihan kanal tersebut, yaitu jangan membuang sampah sembarangan itu yang diharapkan oleh Sunardi tersebut.
Sepanjang jalan kanal banyak yang nongkrong melihat derasnya air yang mengalir.
Masyarakat bajak 5 khususnya jalan bahagia Medan Amplas mengharapkan agar pemerintah melalui Balai wilayah sungai 2 Medan untuk segera memperbaiki tanggulnya, kata Khairul Siregar dan Kristian Sihombing yang ikut kena
banjir rumahnya. (Jonny Marbun)






