SERDANG BEGADAI – Proyek peningkatan Struktur Jalan Provinsi Ruas Tanjung Beringin Bandar Khalifah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) di wilayah kerja UPTD PUPR Tebing Tinggi ini sudah rampung/selesai 90 porsen. Namun proyek dengan anggaran Rp 20.125.932.000 (Dua Puluh Miliar Seratus Dua puluh Lima Juta Sembilan ratus Tigaluh Dua Ribu Rupiah) yang bersumber APBD Propinsi Sumatra Utara, tidak mencantumkam berapa panjang dan lebar dalam plang proyeknya.
Ini menjadi temuan wartawan Lacakpost.com, Jonny Marbun, saat mengambil foto dokumentasi dari Desa Juhar Kec Bandar Khalihah dan beberapa foto di sepanjang jalan yang di kerjakan.
Saimun, salah satu warga yang tinggal di sekitar Desa Juhar Bandar Khalifah mengatakan, tidak tahu berapa panjang dan lebar jalan yang sedang dikerjakan,. “Hanya saja, pekerjaan jalan tersebut melompat-lompat (berjarak, red),” ujarnya.
Sementara itu, warga lainnya di sekitar Dusun barisan Gelam Sei ramah, Karman, memberikan keterangan bahwa di sepanjang jalan desa Pematang Cermai Tanjung beringin kalau musim hujan sebagian rumah penduduk kena imbas banjir karna dekat aliran sungai.
Wartawan LacakPost.com, Senin 8 Desember, mencoba menghubungi Ka UPTD PUPR Tebing Tinggi Hasmar Batubara untuk konfirmasi, namun tidak menjawab. Begitu juga saat foto dokumentasi jalan dan tembok penahan tanah dikirimkan, tidak ada tanggapan.
Wartawan LacakPost.com menemukan sejumlah kejanggalan dalam pekerjaan peningkatan jalan tersebut. Salah satunya terkaiy tembok penahan tanah yang sedang dikerjakan dari total anggaran sebesar Rp 20 miliar lebih tersebut.
Diharapkan jajaran aparat hukum, baik j
Kejatisu melalui pidsus atau Tipikor Poldasu untuk mengontrol pekerjaan tersebut, karena disinyalir ada ketidaksesuaian. (Jonny Marbun)






